Blog kumpulan berita unik, lucu dan aneh di sini tempatnya. Apalagi? Tip-tip berguna yang disampaikan secara santai dan kocak, termasuk plesetan? Cerita hantu konyol? Monggo mas, monggo mbak ...
Showing posts with label cerita lucu tentang korupsi. Show all posts
Showing posts with label cerita lucu tentang korupsi. Show all posts

Monday, May 18, 2015

Ini Dia Pelawak Paling Lucu di Indonesia

Jika ente bertanya siapa pelawak paling lucu di Indonesia, jawabnya pasti beda-beda. Bisa jadi Tukul, Komeng atau Narji. Atau yang sudah almarhum: Benjamin S, Ateng, S Bagyo atau Olga. Itu sah-sah saja. Yang aneh dan unik, dan tentunya tidak perlu dipercaya, kalau ente bilang orangnya itu adalah pemilik blog Aneh gila ini. Hehehe ...

Sebenarnya kalau kita mau telaah dan teliti secara seksama dan dalam tempo sesingkat-singkatnya meskipun tidak perlu berada di Jakarta, maka kita bisa simpulkan bahwa, kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa, maka oleh sebab itu untuk menentukan siapa pelawak paling lucu di Indonesia kita perlu menyimak kondisi bangsa ini. Kalau bangsa ini masih begini-begini aja setelah gebrakan reformasi 1998, maka banyak sekali orang-orang jenaka yang lahir dan besar dan berkeliaran di media massa meskipun mereka itu bukan a professional comedian.

You know, a professional comediannis no combro, no jengkol and no bulu ketek. But it is someone or anybody who don't look funny, but they're funny. Bro yang baru saja tertulis, bukan kata-kata Obama, oke? Untuk menentukan siapa pelawak paling lucu di Indonesia kita tidak perlu membandingkan antara almarhum Benjamin S dengan Ateng atau dengan S Bagjo. Mereka pernah jaya di masanya. Juga tidak perlu mengadu Komeng sama Narji, Adul VS Bedu dsb.

Oke, mari kita kembali telaah dan teliti secara seksama dan dalam tempo sesingkat-singkatnya meskipun tidak perlu berada di Jakarta, bisa saja kita berada di Zimbabwe, Papua atau Ciawi, maka kita bisa simpulkan bahwa, kemerdekaan itu tetap menjadi hak segala bangsa, maka oleh sebab itu untuk menentukan nasib negeri ini di masa depan kita perlu memperbaiki kondisi bangsa ini. Kalau kita ini masih terus ingin begini-begini aja setelah gebrakan reformasi 1998, maka kita termasuk bagian dari orang-orang jenaka yang lahir dan besar dan berkeliaran di seluruh nusantar meskipun kita bukan ahli pengocok perut.

pelawan paling lucu di indonesiaJadi pelawak paling lucu di Indonesia itu adalah orang-orang yang tetap ketawa saat tahu banyaknya masyarakat yang menderita. Siapa mereka, tidak perlu menyebutkan satu persatu nama, karena bila kita sebutkan tidak akan ada yang ngakak.

Jadi yang buat sakit perut itu adalah para politisi, partai politik, pengamat politik yang ketika seratus rupiah masuk ke kantungnya mereka tidak terlalu perduli darimana datangnya. Lho, kenapa kita terlalu rewel dengan uang receh secuil ini? Seratus rupiah itu cuma persekotnya Jim, dedengkotnya itu proyek milyaran dan trilyunan dan diembat hingga membuat masyarakat terlunta-lunta dan sengsara. Lihatlah, regu tembak dan tiang gantungan aja terpingkal-pingkal di buatnya.

Hahaha, sori jim, ini sangat menggelikan, hingga membuat ane juga berlinang air mata mengetahui kondisi bangsa ini dari hari ke hari. Ternyata pelawak paling lucu di Indonesia itu termasuk juga tiang gantungan dan regu tembak. Mereka memble tiap hari. Lihat wajahnya ..Whahahaha ... wkkkkwk...  Aduh ... Aduh mules nih ane. Hayo siapa lagi yang pengin embat uang rakyat, asyeeek ....

Saturday, May 2, 2015

Seharusnya Jokowi Bukan Presiden Boneka

Wajar sebagian masyarakat terutama yang anti padanya bilang Jokowi itu presiden boneka. Entah dia itu Pinokio, Si Unyil, Barbie Doll dsb. Kenapa? Pertama dia bukan pemimpin partai. Dia tidak punya kekuatan yang super duper untuk memimpin negeri, kedua, konsekuensi dari itu, dia harus rela menjadi petugas partai oleh partai pengusungnya yaitu PDI Perjuangan.

Hal yang lebih menjelaskan posisinya sebagai petugas partai, yaitu jika Megawati bilang A--dan meskipun kebetulan berseberangan dengan opini publik--dia harus bilang A, meskipun hati kecilnya yang merakyat mengatakan B, C dan seterusnya.Jokowi sebenarnya bukan presiden boneka jika dia mau, tapi risikonya besar. Dia ragu menciptakan sejarah menjadi orang kuat, meskipun didukung mayoritas rakyat Indonesia. Budaya kita adalah budaya santun, dia tidak ingin kita terpecah belah, meskipun untuk suatu perubahaan besar perlu pengorbanan.

jokowi presiden bonekaKelihatan sekarang, KPK dipecundangi, polisi lebih bebas "berkreasi", dan Jokowi seakan tidak berkutik, hanya menampakkan emosi tanpa aksi. Jokowi yang sudah resmi jadi presiden seakan tidak memanfaatkan kekuasaan itu untuk perubahaan yang diinginkan masyarakat. Padahal kalau mau dia bisa. Inilah konsestan adu nyali yang lebih mengerikan daripada menunggu tempat kramat dari jam 11 malam hingga subuh.

Jokowi presiden Indonesia, boneka yang galau yang terlalu berani berisiko dan terjebak dalam sistem, ironisnya kini malah berhadapan dengan banyak boneka. Mereka ada disegala lini kekuasaan dan sudah mendarah daging di sana. Para oportunitis yang mementingkan diri sendiri dan penggemar ABS dan AIS (Asal Bapak Senang dan Asal Ibu Senang). Orang-orang pintar yang banyak di teori di acara Talk Show Tivi dan suka memutar-mutar fakta menghabiskan banyak biaya dibanding di Arab sana yang langsung memotong tangan maling dan memenggal kepala pembunuh--bahasa halusnya adalah pengedar narkoba dan koruptor.

Jadi sekedar saran yang sama sekali bukan aneh gila, Pak Jokowi, sebagai seorang yang seharusnya bukan presiden boneka, Bapak perlu kembali lagi flashback ke panggung di Monas berorasi sebagai "orang kuat", atau pada saat Bapak di arak menuju Monas atau pada saat berjumpa dengan para sukarelawan dan rakyat yang kekuatannya itu melebihi kekuatan para elit dan status quo yang hanya memikirkan bagaimana menyelematkan assetnya. Saat itu segenap impian dan harapan masyarakat tertuju pada Anda. Jangan biarkan  kodok, kutu dan kecoa, dan terutama tikus dan buaya
bilang, "Wani Piro?"

Thursday, April 23, 2015

Suka Tidak Koruptor Mendengar Cerita Lucu Tentang Korupsi?

Apanya yang lucu membaca daftar korupsi berdasarkan jabatan tersangka pada 2014? Ini sama sekali bukan cerita yang dikarang-karang. Kalau rakyat sengsara di mana-mana dan kemudian para koruptor berpesta pora di atas penderitaan mereka jangan salahkan bunda mengandung di negara yang mayoritas penduduknya Muslim ini.

ICW menyimpulkan korupsi berdasarkan penyimpangan jabatan menimpa:

1. Pejabat atau pegawai pemda/kementerian (281 tersangka).
2. Direktur/komisaris/konsultan/pegawai swasta (125 tersangka).
3. Kepala dinas (57 tersangka).
4. Anggota DPR atau DPRD (50 tersangka).
5. Direktur/komisaris/pejabat pegawai BUMN atau BUMD (34 tersangka).
6. Kepala daerah (25 tersangka).
7. Rektor, dosen, akademis (22 tersangka).
8. Kelompok masyarakat (21 tersangka).
9. Aparat penegak hukum (8 tersangka).
10. Fasilitator PNPM (8 tersangka).

cerita lucu tentang korupsi
Jangan salahkan kumisku kalau aku korupsi
Itulah kenyataannya. Secapek-capeknya Anda mengupas bawang sampai berlinangan air mata Anda mungkin tidak terlalu suka mendegar cerita-cerita lucu tentang negara yang tingkat korupsinya termasuk yang terbesar di dunia. Dan koruptornya termasuk orang-orang yang beruntung karena tidak ada yang dipotong tangannya maupun dipancung kepalanya.

Inilah negara kaya yang membuat negara-negara lain iri. Bukan negara tandus, bukan negara kecil, tapi negara yang teramat kaya, terutama kaya akan korupsi dan koruptor. Dan apalagi cerita yang lebih lucu dibanding segala penyimpangan jabatan dan tindak pidana korupsi.

Nah cerita lucu tentang korupsi ini bermula di rumah-rumah orang kaya. Yaitu saat mereka kebanyakan duit dan bingung mau diapain. Duit-duit itu menangis karena sumpek dengan jumlah yang kebanyakan. Terus mereka berlarian kesana-kemari. Keluar ke jalan. Duit-duit itu menghampiri orang miskin dan orang miskin pun merasa bahagia saat duit-duit itu mampir ke tangan mereka. Tapi, apa pasal, tiba-tiba uang yang ditangan pun hilang tiba-tiba dan orang-orang miskin itu pun menangis. Mendengar tangisan itu sang orang kaya yang merupakan pejabat negara itu pun berteriak, "Tenanglah kami akan selalu berusaha menyesejahterakan rakyat!'

Nah setelah mereka berkata begitu maka mereka pun berusaha sekuat tenaga mencari rejeki dengan sepenuh hati demi rakyat. Saat mereka sudah dapat uang, duit-duit itupun kembali berlari-lari, tapi tidak keluar, cuma disekitar situ situ aja sambil berteriak, lagi! lagi! lagi! lagi!

Yah terpaksalah para pejabat itu mencari uang lagi dengan acara apa pun juga, termasuk menerima suap dan menilep dana, dan itu, menurut mereka bukan korupsi. Itu adalah bagian dari cerita keseharian yang asyik asyik aja tuh. Tidak ada yang lucu.

Dan masing-masing dari kita, koruptor, rakyat dan blogger sama-sama berteriak, "Emang gue pikirin!" ...


LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...